posted by aryo tejo w on August 31, 2016

Pilihan hidup ber “usaha mandiri” mesti memiliki sikap mentalnya. “The life never flat” begitulah dalam bisnis, selalu ada pasang surut, sehingga mentalitas enterpreneur mesti dimiliki. Dalam banyak postingan, dibahas mentalitas ini, salah satunya ketangguhan bertahan dalam posisi sulit. Ya..manejemen krisis adalah penting bagi wirausahawan pemula, agar ke depan tidak menjadi “wira was was”..was-was terus akan income ordernya.he he he. Tahap krisis pertama adalah ketika sudah berhasil mengalahkan ketakutan untuk memulai usaha mandiri. Berani mengambil resiko kata lainnya.
 
Untuk memperkecil kegagalan bisnis,.disamping mengerti “oportunity” bisnis, mesti ngerti juga “risk”, sehingga ilmu terkait bisnis mutlak adanya. “Learning by doing”,selalu belajar selama bisnis dijalankan,.”lebih baik melakukan kesalahan dan cepat belajar” daripada “menunda melakukan karena takut salah”. Meski pun taruhan kesalahan dalam bisnis adalah hilangnya asset. Jadikan asset yang hilang tadi sebagai “cost learning”,biaya pembelajaran.  
 
Pemula bisnis, sebaiknya mempunyai mentor bisnis yang telah sukses, meski mentor ini tidak dalam lingkup usaha yang sama. Hal ini, amat penting untuk sharing ilmu dan pengalaman agar “cost learning” tidak begitu besar dan “bleeding” pendarahaan terkait hilangnya asset bisa ditekan. Temukan lah mentor ini, seorang profile pengusaha sukses menurut Anda, yang bisa dihubungi sewaktu-waktu dan diajak sharing tentunya. Dari mereka lah, ilmu dan cerita pengalaman akan diperoleh, karena ilmu ini adalah ilmu terapan yang jarang sekali diperoleh di legal formal edukasi. Misal, cara membaca karakter calon rekan bisnis atau mengatasi kendala keterbatasan sumber daya kita.
 
Mentor bisnis ini, bisa juga dianggap sebagai “kendaraan” agar waktu untuk menuju sukses tidak begitu lama. Karena di saat mula bisnis kita berjalan,.. Anda belum dikenal oleh kalangan bisnis,.”bendera” belum bankable,.tidak ada bank yang mau mengucurkan modal untuk Anda, karena usaha Anda masih seumur jagung. Padahal dana segar dan order mesti kita peroleh,.dan peran Mentor ini, (seorang pengusaha sukses, yang telah dikenal dunia bisnis) adalah “personal garansi” Anda.  Ibarat mobil, beliau ini adalah Bamper, semua akan ditanggung beliau, sehingga kalangan bisnis “mengamini” dan bisnis Anda pelan memperoleh order lewat Mentor ini. Anda akan dikenalkan di kalangan komunitas bisnis ..seiring waktu kita akan (dan harus) dilepas setelah “track record” dan teruji reputasi kita. Dan integritas adalah kata kunci yang mesti dipunyai pebisnis agar ke depan, selalu diterima di masyarakat. Fokus lah pada bisnis Anda, kibarkan lah bendera..jaga reputasi,.rejeki akan mencari Anda he he he
 
“ibarat pohon Jati, yang terlambat tumbuh dibanding pohon lainnya, dikarenakan prioritas pertumbuhan akarnya. Dan ketika tunas mulai tumbuh, pohon ini tidak lah akan roboh karena angin badai, banjir dan bencana lainnya, karena akarnya menghujam jauh ke dalam bumi, mencari sumber air di tanah yang biasa ber kapur dan tandus..sebagai habitat Jati kualitas satu”

Leave a Comment

Fields with * are required.