posted by aryo tejo w on September 28, 2020

Secara garis besar hampir semua aplikasi usaha yang melibatkan produk atau jasa, awali dengan pencatatan data produk atau jasa itu sendiri. Pada aplikasi ini, jumlah stok saat mula pertama dicatat, adalah NOL. Agar mendapat jumlah yang sesuai dengan hitungan jumlah di lapangan, maka dicatatkan di modul MUTASI STOK.

Mutasi stok adalah pencatatan yang mengakibatkan berubahnya jumlah stok selain dari pembelian atau penjualan, misalnya stok opname, rusak atau hilang, pinjam rekanan dan lainnya.

Setelah stok produk sesuai jumlah di lapangan (jika belum sempat stok opname,bisa menyusul pencatatannya), langkah berikutnya adalah melakukan Order atau Penjualan.

Order akan mengurangi jumlah stok, akibatnya data produk yang belum sempat stok opname, akan menjadi minus. Hal ini, tidak mengapa, karena stok opname yang telah dilakukan (akan tetapi belum sempat mencatat di aplikasi) akan membuat data sesuai dengan di lapangan.

Sebagian besar transaksi di digital printing yang jumlah pesanan banyak, akan memerlukan waktu proses. Mulai mendesain, revisi desain dan produksinya. Oleh karena itu, transaksi Order biasanya dilakukan dengan pembayaran Down Payment (uang muka). Untuk transaksi ini, akan timbul piutang, dan pelunasan piutang akan mencatatkan histori pelunasannya.

Begitu juga dengan pembelian bahan, yang secara singkat akan timbul hutang ke supplier apabila ada pembayaran kredit.

 Silakan trial di digprint.satufokus.com login user dan password ada informasi di sana

Leave a Comment

Fields with * are required.

Please enter the letters as they are shown in the image above.
Letters are not case-sensitive.